Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waduh, Butuh Waktu 6 Bulan Bersihkan Selat Hormuz dari Ranjau Laut
Advertisement . Scroll to see content

Iran Sita 2 Kapal Tanker yang Nekat Lintasi Selat Hormuz, Salah Satunya Terkait Israel

Kamis, 23 April 2026 - 08:07:00 WIB
Iran Sita 2 Kapal Tanker yang Nekat Lintasi Selat Hormuz, Salah Satunya Terkait Israel
Militer Iran menyita dua kapal tanker tanpa izin yang berusaha melewati Selat Hormuz, Rabu (22/4) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Militer Iran menyita dua kapal tanker tanpa izin yang berusaha melewati Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan, salah satu kapal tersebut beroperasi terkait dengan Israel.

"Angkatan Laut IRGC menahan dan mengawal ke pantai Iran dua kapal yang melakukan pelanggaran, MSC-FRANCESCA, terkait dengan rezim Israel, dan EPAMINODES, tanpa izin membahayakan keselamatan navigasi," bunyi pernyataan IRGC, seperti dilaporkan kantor berita Tasnim.

Beberapa jam kemudian, Menteri Kelautan Montenegro Filip Radulovic mengatakan, empat warganya berada di kapal MSC-FRANCESCA.

Perusahaan pelayaran yang mengoperasikan kapal tersebut sedang melakukan negosiasi untuk membebaskan mereka.

Iran melanjutkan blokade atas Selat Hormuz pada Sabtu pekan lalu, setelah sempat dibuka secara penuh untuk kapal komersial sehari sebelumnya. Situasi itu akan terus berlangsung sampai Amerika Serikat (AS) menghentikan pemblokadean atas pelabuhan-pelabuhannya di sepanjang Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa (21/4/2026) memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sampai batas waktu yang tak disebutkan, namun menegaskan tak akan membuka blokade pelabuhan Iran. Sebagai respons, Iran menolak untuk melanjutkan perundingan damai putaran kedua yang berlangsung di Pakistan. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut