Thailand Bantah Tolak Pengungsi Myanmar yang Digempur Serangan Udara Pasukan Junta
Salah seorang warga Myanmar bernama Kyaw Lar Bri (48) mengatakan, dia terkena serpihan bom saat berlangsungnya serangan udara oleh militer Myanmar, Sabtu (27/3/2021). Dia lalu melarikan diri ke hutan, kemudian naik perahu untuk menyeberangi sungai ke Thailand (Desa Mae Sam Laep) bersama dengan enam orang lain yang juga terluka akibat perang.
“Situasi masih belum aman dan penduduk belum berani kembali ke desa,” ucap Kyaw Lar Bri, Selasa (30/3/2021).
Sementara, seorang perempuan Myanmar yang menerima perawatan di Thailand, tampak mengalami lecet di wajahnya.
Para aktivis pada Senin (29/3/2021) kemarin merilis video yang menunjukkan sejumlah orang menaiki perahu di tepi sungai di bawah pengawasan tentara Thailand.
Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha, membantah pihaknya telah memaksa orang-orang Myanmar yang mengungsi dari perang itu untuk kembali ke daerah asal mereka. Menurut dia, situasi perbatasan masih terbilang aman.