Rusia Tuduh AS Kembangkan Lab Senjata Biologi Rahasia di Georgia
Lebih jauh, Kirilov mengatakan kutu yang membawa penyakit demam berdarah-Kongo Krimea, penyakit virus mematikan, juga menyebar di beberapa wilayah di Rusia selatan dalam pola yang tidak biasa.
Ini merupakan petunjukam lain dari dugaan keterlibatan laboratorium AS, meski Kirilov tidak menyebut persitiwa itu terjadi.
"Sangat mungkin AS membangun potensi biologis militernya di bawah naungan penelitian mempelajari cara-cara perlindungan dan melakukan penelitian damai lainnya, mencemooh perjanjian internasional," ujarnya.
Menurutnya, di antara dokumen yang dirilis oleh Giorgadze adalah hak paten AS untuk drone yang ditujukan untuk menyebarkan serangga yang terinfeksi. Paten lainnya mencakup proyektil untuk mengirim zat kimia dan biologi.
"Penelitian semacam itu tidak sesuai dengan kewajiban internasional Washington mengenai pelarangan senjata biologi dan racun," ucap Kirillov.