Rusia Dilaporkan Gunakan Tentara Lumba-Lumba dalam Perang Suriah
Pada 2019, senjata mamalia Rusia yakni paus Beluga ditemukan nelayan yang sedang melaut di lepas pantai Norwegia. Nelayan terkaget ketika mengetahui paus tersebut mengenakan sabut khusus.
Rusia Optimistis, 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia Akhir Tahun Ini
Bukan sekali ini angkatan bersenjata Rusia berusaha melatih lumba-lumba untuk keperluan militer. Selama perang dingin, mereka menggunakan kemampuan lumba-lumba memancarkan sonar untuk mencari ranjau laut atau mendeteksi keberadaan kapal selam musuh.
Keterlibatan Rusia dalam perang Suriah sudah terjadi sejak September 2015. Presiden Suriah, Basyar al-Assad, meminta langsung pada Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk membantu mereka dalam menumpas pemberontakan.
Kapal Tanker Yunani Dibajak di Afrika, 13 Kru Asal Rusia dan Ukraina Disandera
Editor: Arif Budiwinarto