Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Rio Tinto Sebut Karyawan Pertambangannya Jadi Korban Kekerasan Seksual 

Senin, 26 September 2022 - 16:46:00 WIB
Rio Tinto Sebut Karyawan Pertambangannya Jadi Korban Kekerasan Seksual 
Rio Tinto Ltd RIO.AX mengatakan seorang karyawan di salah satu tambangnya di negara bagian Australia Barat diserang secara seksual. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Rio Tinto Ltd RIO.AX mengatakan seorang karyawan di salah satu tambangnya di negara bagian Australia Barat diserang secara seksual. Polisi berhasil menangkap dan memindahkan tersangka pelaku dari lokasi tersebut.

Insiden itu terjadi tiga bulan setelah komisioner diskriminasi seks Australia menyerukan perubahan mendesak dalam industri pertambangan negara itu. Sebelumnya sebuah laporan pemerintah negara bagian menemukan, pelecehan dan penyerangan seksual marak terjadi di sektor tersebut. 

"Rio Tinto terus bekerja sama dengan Departemen Pertambangan, Peraturan Industri dan Keselamatan sehubungan dengan penyelidikannya," kata juru bicara dalam sebuah pernyataan email, Senin (26/9/2022).

Rio mengatakan perusahaan tidak akan memberikan rincian lebih lanjut. Itu karena adanya hak privasi dan menghormati proses hukum apa pun yang kini berlangsung. 

Sebuah laporan yang dirilis oleh Rio pada bulan Februari menguraikan budaya intimidasi, pelecehan dan rasisme di raksasa pertambangan global. Laporan itu termasuk 21 kasus perkosaan atau percobaan atau serangan seksual selama lima tahun terakhir.

Wanita di lokasi pertambangan di seluruh industri telah lama mengeluhkan pelecehan seksual di kamp penambangan yang merupakan akomodasi sementara yang didirikan di tambang terpencil untuk pekerja.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut