Ribuan Bayi Dikubur di Panti Gereja, Begini Hasil Penyelidikan
Menurut warga sekitar , panti tersebut dulunya dijadikan penampungan perempuan. Para biarawati menyebut mereka sebagai ‘pendosa’ dan ‘keturunan setan’. Mereka yang hamil di luar nikah sangat menderita, menjalani persalinan tanpa mendapat bius.
"Mereka berteriak, korban sampai kehilangan akal sehat dan ada ruangan dengan peti mati putih kecil," ujar seorang penduduk.
Bukan hanya itu, diduga bayi-bayi dianiaya karena lahir dari perempuan yang belum menikah. Mereka dipandang menodai citra Irlandia sebagai negara Katolik yang taat.
Penyelidikan menyimpulkan, perempuan yang diterima di panti itu termasuk mereka yang berusia 12 tahun.
Kepala Gereja Katolik Irlandia telah meminta maaf kepada para perempuan mantan penghuni panti serta mengapresiasi temuan yang mengungkap sisi gelap kehidupan gereja.