Puji Perkembangan Vaksin Covid-19, Bos WHO: Semua Negara Harus Dapat Manfaat
"Tidak pernah dalam sejarah penelitian vaksin berkembang begitu cepat. Kita harus menerapkan urgensi dan inovasi yang sama untuk memastikan bahwa semua negara mendapat manfaat dari pencapaian ilmiah ini," kata Tedros.
Dia melanjutkan, pandemi Covid-19 menunjukkan kebutuhan mendesak pembuatan sistem yang disepakati secara global untuk berbagi bahan patogen dan sampel uji klinis demi memfasilitasi perkembangan penelitian vaksin Covid-19 yang pesat.
Sistem ini tidak bisa menunggu kesepakatan bilateral karena bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk negosiasi.
"Kami mengusulkan pendekatan baru yang akan mencakup penyimpanan bahan yang disimpan oleh WHO di fasilitas yang aman di Swiss. Kesepakatan berbagi materi di penyimpanan ini bersifat sukarela. WHO dapat memfasilitasi transfer dan penggunaan materi," ujarnya.
Virus corona telah merenggut hampir 1,3 juta nyawa di seluruh dunia dengan lebih dari 52,7 juta orang terinfeksi.
Penghitungan resmi tersebut mungkin hanya mencerminkan sebagian kecil dari jumlah infeksi sebenarnya. Banyak negara hanya menguji kasus pada orang dengan gejala dan mengabaikan mereka yang tak mengalami gejala.
Editor: Anton Suhartono