Profil Saif Al Islam, Putra Diktator Muammar Khadafi yang Maju Pilpres Libya
Sosoknya terlihat dalam beberapa negosiasi, termasuk kesepakatan yang membuat ayahnya meninggalkan program senjata nuklir serta menengahi pembebasan enam petugas medis Bulgaria yang dituduh menularkan HIV kepada anak-anak di sebuah rumah sakit Libya.
Dia juga menegosiasikan kompensasi bagi keluarga korban tewas pengeboman Lockerbie pada 1988, serangan kelab malam Berlin 1986, dan jatuhnya pesawat penerbangan UTA 772 pada 1989.
Satu yang paling fenomenal, pada 2009 Saif Al Islam terlibat dalam negosiasi kontroversial yang pada akhirnya membebaskan pelaku pengeboman Lockerbie, Abdelbaset Al Megrahi.
Setelah perjanjian ini, sanksi internasional bagi Libya dicabut dan sosok Saif Al Islam semakin menonjol baik secara politik maupun ekonomi. Libya juga akan memulai perubahan yang luar biasa.
Dia diketahui memiliki rumah di London, Inggris, dan menjalin hubungan dekat dengan beberapa politisi negara itu bahkan keluarga Kerajaan. Dia pernah bertemu Pangeran Andrew dua kali, yakni di Istana Buckingham dan Tripoli.