Profil Reynard Sinaga, Skandal dan Fakta Mengerikan yang Tak Banyak Diketahui Publik
Kasus yang membuat profil Reynhard Sinaga dikenal luas adalah kejahatan seksual yang ia lakukan terhadap lebih dari 150 pria. Modusnya terbilang kejam dan sistematis. Reynhard mencari korban di sekitar klub malam Manchester, memanfaatkan kondisi korban yang mabuk untuk mengajaknya pulang ke apartemennya dengan dalih memberikan tempat beristirahat.
Setelah korban tak sadarkan diri, Reynhard melakukan tindakan pelecehan seksual sambil merekamnya dengan ponsel. Ratusan video ditemukan oleh pihak kepolisian, yang menjadi bukti kuat di pengadilan. Hampir semua korban tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi korban pelecehan hingga kasus ini terbongkar.
Kejahatan ini terungkap secara tidak sengaja ketika salah satu korban sadar lebih cepat, melawan, dan melapor ke pihak berwenang. Dari laporan tersebut, penyelidikan mendalam pun dilakukan, dan pihak kepolisian menemukan bukti tak terbantahkan berupa rekaman aksi Reynhard terhadap para korban.
Reynhard Sinaga ditangkap pada tahun 2017 di Manchester. Dalam proses penyelidikan, pihak berwenang menemukan lebih dari 3 terabyte video yang memperlihatkan perbuatannya. Setelah melalui serangkaian persidangan panjang di Pengadilan Manchester Crown Court, ia dinyatakan bersalah atas 159 tindak pemerkosaan, 136 pelecehan seksual, dan 8 percobaan pemerkosaan terhadap sedikitnya 70 korban.
Pada Januari 2020, hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Reynhard Sinaga, dengan masa minimum 30 tahun sebelum kemungkinan pembebasan bersyarat. Hakim menggambarkan Reynhard sebagai “pemerkosa paling produktif dalam sejarah hukum Inggris.”