Presiden China Xi Jinping Tak Akan Biarkan Kekuatan Asing Campuri Urusan Hong Kong
MAKAU, iNews.id - Presiden China Xi Jinping menegaskan tak akan membiarkan kekuatan asing mencampuri urusan Hong Kong dan Makau.
Hong Kong dilanda unjuk rasa besar sejak Juni 2019 menyebabkan kota semiotonomi itu terpuruk ke posisi terendah sejak diserahkan dari Inggris ke China pada 1997.
Mulanya, demonstran prodemokrasi mendesak pemerintah mencabut RUU ekstradisi di mana para penjahat Hong Kong bisa diadili di China. Namun tuntutan mereka telanjur menyebar sampai pada penerapan demokrasi lebih luas, seperti dalam memilih pemimpin Hong Kong.
Menurut Xi, Pemerintah dan rakyat China ingin menjaga kedaulatan nasional, kepentingan keamanan, dan pembangunan, meski menghadapi kendala sangat sulit.
"Saya ingin menekankan di sini bahwa setelah kembalinya Hong Kong dan Makau ke ibu pertiwi, urusan dua wilayah administrasi khusus itu sepenuhnya menjadi masalah dalam negeri China, yang tidak perlu melibatkan kekuatan luar," kata Xi, seperti dikutip dari China Daily, Jumat (20/12/2019).