Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Air France Rute Paris-Detroit Dilarang Masuk AS, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:56:00 WIB
Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia
Sekjen PBB Antonio Guterres memberi peringatan terkait berakhirnya perjanjian pengendalian senjata nuklir Amerika Serikat dan Rusia, New START (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Presiden AS Donald Trump menyerukan dibuatnya kesepakatan nuklir baru setelah berakhirnya New START. Trump menginginkan perjanjian baru yang lebih modern dan berjangka panjang, bahkan mendorong agar China ikut dilibatkan. Namun Beijing menolak dengan alasan kekuatan nuklirnya masih jauh di bawah AS dan Rusia.

Trump menyebut New START sebagai perjanjian yang “dinegosiasikan dengan buruk” oleh pemerintahan sebelumnya dan menuding Rusia melanggarnya secara terang-terangan.

“Kita harus meminta para ahli nuklir untuk membuat perjanjian baru yang lebih baik dan modern, yang bisa bertahan lama di masa depan,” tulis Trump di platform Truth Social.

Di sisi lain, Rusia justru menginginkan New START yang disepakati sejak 2010 itu diperpanjang. Namun hubungan Moskow dan Washington yang memburuk membuat Rusia menolak inspeksi persenjataan nuklir sesuai kesepakatan. 

Dalam pernyataan tegas pekan ini, Rusia menegaskan tidak lagi terikat pada pembatasan jumlah hulu ledak nuklir setelah New START berakhir.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut