Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Advertisement . Scroll to see content

Palestina Kutuk Kosovo karena Buka Kedutaan untuk Israel di Yerusalem

Selasa, 16 Maret 2021 - 11:29:00 WIB
Palestina Kutuk Kosovo karena Buka Kedutaan untuk Israel di Yerusalem
Siluet seorang pria dengan latar bendera Kosovo (ilustrasi). (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.idPalestina mengutuk Kosovo karena membuka kantor kedutaan untuk Israel di Yerusalem. Kosovo menjadi negara mayoritas Muslim pertama di dunia yang mengakui kota tua yang disengketakan itu sebagai ibu kota Israel.

Kosovo secara resmi membuka kedutaannya pada Minggu (14/3/2021). Langkah itu sebagai imbalan untuk pengakuan Israel atas kemerdekaan yang dideklarasikan negara bekas Yugoslavia itu pada 2008, setelah perang dengan Serbia pada dekade 1990-an.

Palestina—yang mengklaim bagian timur Yerusalem sebagai ibu kota mereka di masa depan—mengkritik keras Kosovo atas tindakan tersebut. “Itu adalah pelanggaran hukum internasional,” ujar Nabil Abu Rudeineh selaku juru bicara Presiden Palestina, Mahmud Abbas, seperti dikutip kantor berita resmi Wafa.

Kelompok Hamas yang mengontrol Jalur Gaza yang diblokade Israel juga mengecam Kosovo. Entitas politik itu menuduh Kosovo melakukan bias “yang mengerikan” terhadap Israel.

Turki juga mengkritik pembukaan kedutaan Kosovo di Yerusalem pada Minggu lalu.

Pada Senin (15/3/2021) kemarin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Dhaifallah Ali al-Fayez mengatakan, setiap langkah untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah tidak sah dan batal demi efek hukum.

Serbia menolak mengakui kemerdekaan Kosovo yang notabene bekas provinsinya di masa lalu. Meski kemerdekaannya kini telah diakui oleh sebagian besar negara di Dunia Barat, penolakan terhadap Kosovo oleh sekutu utama Serbia, yakni Rusia dan China, membuat negara kecil itu tidak dapat masuk ke PBB.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut