Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Kecam Keras Aksi Keji yang Gugurkan 3 Prajurit TNI di Lebanon
Advertisement . Scroll to see content

SBY Minta PBB Hentikan Penugasan UNIFIL usai 3 Prajurit TNI Gugur

Minggu, 05 April 2026 - 18:59:00 WIB
SBY Minta PBB Hentikan Penugasan UNIFIL usai 3 Prajurit TNI Gugur
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta PBB dalam hal ini UNIFIL menghentikan penugasan di medan perang yang masih membara. (Foto: @pdemokrat/Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam hal ini United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menghentikan penugasan di medan perang yang masih membara, seperti yang tengah terjadi di Lebanon.

Hal ini menyusul gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian (peacekeeper) di Lebanon beberapa yang lalu.

SBY menjelaskan, satuan pemeliharaan perdamaian PBB, seperti Kontingen Garuda XXIII/S yang sedang mengemban tugas di Lebanon saat ini tugasnya adalah untuk menjaga perdamaian (peacekeeping), bukan peacemaking. Peacekeeper tidak dipersenjatai secara kuat dan tidak pula diberikan mandat untuk melaksanakan tugas-tugas pertempuran. 

"Ini diatur dalam Chapter 6 Piagam PBB. Bukan Chapter 7 yang punya misi “to enforce the peace”, dalam arti melaksanakan tugas yang “lebih keras” untuk sebuah “peacemaking”. Mereka bertugas di “blue line” atau di wilayah “blue zone”, yang bukan merupakan daerah pertempuran atau “war zone”," ucap SBY dikutip melalui akun X resminya, Minggu (5/4/2026).

Kontingen Indonesia, kata SBY, hakikatnya bertugas di 'Blue Line' yang memisahkan teritori Israel dengan teritori Lebanon. Namun saat ini, yang semula mereka berada di sekitar 'Blue Line' kini sudah berada di 'war zone', yang sehari-hari sudah berkecamuk pertempuran antara pihak Israel dan Hizbullah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut