Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rudal Iran Tembus Jantung Tel Aviv Israel, 2 Tewas Puluhan Warga Terkubur Puing
Advertisement . Scroll to see content

Israel Tolak Gabung AS Perang Darat ke Iran, Teheran: Selamat Datang di Neraka!

Senin, 06 April 2026 - 23:03:00 WIB
Israel Tolak Gabung AS Perang Darat ke Iran, Teheran: Selamat Datang di Neraka!
Israel menolak bergabung dengan Amerika Serikat untuk melakukan perang darat ke Iran. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.idAmerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan opsi serangan darat ke wilayah Iran. Ribuan pasukan tambahan telah dikerahkan Washington ke kawasan tersebut, namun langkah ini justru tidak diikuti oleh sekutu terdekatnya, Israel.

Dikutip dari Middle East Monitor, Senin (6/4/2026), laporan mengenai rencana invasi darat AS kini menjadi sorotan dunia. Meski AS disebut menyiapkan sejumlah opsi, mulai dari serangan terbatas hingga operasi skala besar, Israel dilaporkan menolak untuk bergabung dalam rencana keterlibatan serangan darat tersebut. 

Merespons rencana invasi tersebut, Iran menegaskan tidak akan mundur selangkah pun. Pemerintah Teheran merilis video kesiapan pasukan militer elit mereka yang diklaim siap melumat pasukan Amerika jika berani menginjakkan kaki di tanah Iran. 

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya Iran mengeluarkan pernyataan keras bernada ancaman terhadap militer AS. 

"Para komandan dan tentara Amerika hanya akan menjadi santapan lezat bagi hiu-hiu di Teluk Persia jika mereka mencoba masuk," tegas juru bicara tersebut dalam pernyataan resminya.

Provokasi dan ancaman juga datang dari media-media utama di Teheran. Harian media cetak kenamaan, Tehran Times, memajang judul utama berukuran besar bertajuk "Welcome to Hell" atau "Selamat Datang di Neraka". 

Dalam pesannya, media tersebut memperingatkan dengan tegas konsekuensi yang akan dihadapi pasukan Paman Sam. 

"Pasukan Amerika Serikat yang menginjakkan kaki di Iran akan kembali ke negaranya dalam peti mati."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut