Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Advertisement . Scroll to see content

Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:05:00 WIB
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Menteri Permukiman Israel Orit Strock mengeklaim Jalur Gaza merupakan bagian dari negaranya sesuai dengan hukum internasional (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan Strock disampaikan sehari setelah para menteri sayap kanan Israel bersama ribuan warga Yahudi menggelar pawai menuju perbatasan Gaza melalui zona militer tertutup. Aksi itu bertujuan menunjukkan dukungan terhadap pembangunan kembali permukiman Yahudi di wilayah tersebut.

Sejumlah tokoh yang ikut dalam pawai itu antara lain Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, serta para politisi dari Partai Likud. Menurut kelompok pendudukan Nachala selaku penyelenggara, sebanyak 28 menteri dan anggota parlemen dari koalisi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu turut menghadiri kegiatan tersebut.

Ben Gvir juga mengunggah video di akun X dengan judul "Gaza Kita". Dalam unggahannya, dia menyatakan Israel kini menguasai sekitar 70 persen Jalur Gaza dan menegaskan keyakinannya bahwa permukiman Yahudi akan dibangun di seluruh wilayah tersebut.

"Jika mereka mengatakan 3 tahun lalu bahwa kita akan mengendalikan 70 persen Jalur Gaza, tidak seorang pun akan memercayainya. Itulah mengapa saya katakan hari ini akan ada permukiman Yahudi di seluruh Gaza, dan kita akan mendorong perpindahan," tulis Ben Gvir.

Surat kabar The Times of Israel melaporkan, pawai tersebut digelar untuk memperingati 21 tahun evakuasi pemukim Yahudi dari blok Gush Katif di Jalur Gaza.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut