Netanyahu Terpojok, Tak Bisa Hindari Gencatan Senjata dengan Hamas Lagi
"Namun, kini sangat jelas, dia tidak bisa bermanuver lagi," tuturnya.
Barghouti, dalam wawancara dengan Al Jazeera sebelumnya, mengatakan meski gencatan senjata merupakan momen melegakan, warga Gaza masih menghadapi hari-hari penderitaan karena pasukan Israel meningkatkan serangan. Kesepakatan gencatan senjata baru berlaku efektif pada Minggu (19/1/2025).
Sejak Qatar mengumumkan kesepakatan gencatan pada Rabu (15/1/2025) malam, Israel telah membantai hampir 100 warga Gaza, kebanyakan ada di bagian utara.
Dia menambahkan, sebenarnya peluang untuk mencapai gencatan senjata terbuka lebar pada Juli 2024, namun Netanyahu membatalkannya di menit-menit terakhir karena mengajukan syarat baru.
"Kita harus kehilangan 10.000 orang lagi karena desakan Netanyahu untuk melanjutkan genosida ini, dan karena keegoisan Netanyahu, yang hanya memenuhi kepentingannya sendiri," tuturnya.
Editor: Anton Suhartono