Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hijrah dan Energi Baru Indonesia: Maju Babarengan, Aksi Nyata Hasil Karasa
Advertisement . Scroll to see content

Negara yang Lebaran Pertama dan Terakhir, Lengkap dengan Penjelasannya

Sabtu, 29 Maret 2025 - 14:37:00 WIB
Negara yang Lebaran Pertama dan Terakhir, Lengkap dengan Penjelasannya
Negara yang berlebaran pertama dan terakhir bisa diketahui berdasarkan penghitungan posisi bulan atau hilal (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pusat Astronomi Internasional yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan, hilal tidak mungkin terlihat di belahan dunia timur. Hal senada juga sangat mungkin terjadi di seluruh dunia Arab dan Islam menggunakan semua cara pengamatan, termasuk mata telanjang, teleskop, hingga teknologi fotografi astronomi tercanggih sekalipun.

Negara yang Lebaran Pertama dan Terakhir

Dalam penentuan Idul Fitri ada beberapa metode yang digunakan, di antaranya hisab dan rukyatul hilal. Metode hisab merujuk pada penentuan posisi bulan yang sudah di atas ufuk, sementara rukyatul hilal menentukan posisi bulan sampai benar-benar terlihat, baik menggunakan mata telanjang maupun alat bantu.

Di sinilah letak perbedaan dalam penentuan 1 Syawal. Bisa jadi bulan sudah di atas ufuk, bahkan di atas 3 derajat, namun tidak juga terlihat karena banyak faktor, seperti kondisi cuaca buruk atau gejala alam seperti gerhana.

Artikel ini mengacu pada metode hisab dalam menentukan negara mana yang berlebaran Idul Fitri 1446 H pertama hingga terakhir.

Peta wilayah-wilayah yang bisa melihat dan tidak melihat hilal Idul Fitri 1446 H (Pusat Astronomi Internasional)
Peta wilayah-wilayah yang bisa melihat dan tidak melihat hilal Idul Fitri 1446 H
(Pusat Astronomi Internasional)

Berdasarkan data Pusat Astronomi Internasional berikut beberapa kategori wilayah berdasarkan kemungkinan penampakan hilal:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut