Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hijrah dan Energi Baru Indonesia: Maju Babarengan, Aksi Nyata Hasil Karasa
Advertisement . Scroll to see content

Negara yang Lebaran Pertama dan Terakhir, Lengkap dengan Penjelasannya

Sabtu, 29 Maret 2025 - 14:37:00 WIB
Negara yang Lebaran Pertama dan Terakhir, Lengkap dengan Penjelasannya
Negara yang berlebaran pertama dan terakhir bisa diketahui berdasarkan penghitungan posisi bulan atau hilal (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Negara yang berlebaran pertama dan terakhir bisa diketahui berdasarkan penghitungan posisi bulan atau hilal. Seperti diketahui, pergantian bulan dalam kalender Hijriah ditentukan dengan penampakan bulan sabit. 

Sebagian besar negara di seluruh dunia akan mengamati hilal pada Sabtu (29/3/2025) untuk menentukan kapan jatuhnya 1 Syawal 1446 H atau Idul Fitri 2025.

Jika hilal terlihat, baik dengan mata telanjang atau alat bantu teleskop, maka bulan akan berganti menjadi Syawal. Pergantian hari dalam kalender Hijriah dihitung sejak selepas magrib. Ini berbeda dengan kalender masehi di mana pergantian hari dihitung sejak tengah malam.

Sebaliknya jika hilal tidak terlihat maka bulan digenapkan menjadi 30 hari. Jumlah hari dalam satu bulan Hijriah hanya 29-30 hari.

Berdasarkan penghitungan atau hisab, tahun ini sebagian besar negara Muslim, termasuk Arab, kemungkinan tak akan bisa melihat hilal karena posisinya masih di bawah ufuk atau di atas namun masih di bawah 3 derajat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut