Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Radikal Israel Smotrich Sarankan Populasi Gaza Dipangkas Setengah

Selasa, 26 November 2024 - 07:19:00 WIB
Menteri Radikal Israel Smotrich Sarankan Populasi Gaza Dipangkas Setengah
Bezalel Smotrich menyarankan agar populasi di Jalur Gaza dikurangi setengah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dia melanjutkan, militer Israel akan tetap berada di Gaza untuk menjaga keamanan serta mencegah munculnya kembali perlawanan dari para pejuang.

Smotrich sebelumnya berulang kali menyerukan pendudukan Gaza. Pada 18 November, dia mendesak pencaplokan Gaza Utara untuk memaksa Hamas membebaskan sandera Israel. Pernyataan itu dianggap sebagai bentuk frustrasi karena militer Zionis gagal membebaskan seluruh sandera meski telah melakukan operasi serangan darat selama setahun lebih.

“Untuk memulangkan kembali (sandera Israel di Gaza) yang diculik, kita harus menduduki sepenuhnya Gaza Utara dan memberi tahu Hamas bahwa jika tidak memulangkan mereka (sandera), kita akan tinggal di sana selamanya,” kata Smotrich, saat itu.

Israel mengubah Gaza menjadi penjara terbuka terbesar di dunia, mengepungnya selama 18 tahun dan memaksa sekitar 2 juta dari 2,3 juta penduduknya berada dalam kondisi bencana, kekurangan makanan, air, dan obat-obatan parah dan disengaja.

“Kita akan terus berjuang sampai Hamas dilenyapkan dan dicapai kesepakatan yang mengharuskannya menyerah," kata Smotrich. 

Meski militer Israel gagal mencapai tujuannya di Gaza, termasuk memulangkan sandera dan menghancurkan kemampuan Hamas, dia mengklaim pada akhir perang, Israel akan meraih kebebasan penuh untuk melakukan apa pun di Gaza.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut