Mengenal Pemerintahan Persatuan Nasional Malaysia yang Dibentuk Anwar Ibrahim
KUALA LUMPUR, iNews.id - Anwar Ibrahim memastikan dirinya didukung mayoritas anggota parlemen Dewan Rakyat untuk membentuk pemerintahan. Dukungan itu pula yang mengantarkannya menjadi perdana menteri ke-10 Malaysia.
Dia yang akan memimpin pemerintahan persatuan nasional, terdiri atas beberapa koalisi dan partai di Malaysia, ke depan. Pemerintahan persatuan nasional terdiri atas koalisi yang dipimpin Anwar yakni Pakatan Harapan serta Barisan Nasional, Gabungan Partai Sarawak (GPS), serta partai kecil seperti Warisan, Muda, dan kelompok independen.
“Kami mengapresiasi fakta bahwa sekarang mendapat komitmen dari 30 anggota parlemen Barisan Nasional,” katanya, dalam konferensi pers usai dilantik sebagai perdana menteri oleh Raja Malaysia Sultan Abdullah, Kamis (24/11/2022), seperti dikutip dari The Star.
Dia menambahkan, kelompok koalisi lain yakni Gabungan Rakyat Sabah (GRS) juga menunjukkan keinginan untuk bergabung dengan pemerintahan persatuan nasional.
“Saya memiliki pandangan yang sangat terbuka. Ini adalah pemerintah persatuan nasional dan semua disambut dengan syarat bersedia memenuhi aturan dasar good governence, tidak ada korupsi dan Malaysia untuk semua warga,” ujarnya.