Pengadilan menyatakan, "Parlemen memiliki 12 bulan untuk mengakhiri diskriminasi terhadap pasangan sesama jenis dan pria lajang."
Keputusan itu diambil hanya beberapa hari sebelum pemilu di Israel, di mana hubungan sesama jenis masih dianggap tabu di kalangan konservatif agama.
Israel Waspada Setelah 9 Peziarah Holy Land Asal Korsel Terinfeksi Virus Korona
Partai-partai yang bersekutu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, khususnya kelompok-kelompok ultra-Ortodoks, dengan keras menentang mengizinkan surrogacy bagi orang-orang LGBT dan pria lajang.
Saingan utama Netanyahu, Benny Gantz, kepala partai Biru dan Putih, mengatakan bahwa hanya pemerintah yang dipimpinnya yang dapat mengajukan undang-undang yang sejalan dengan keputusan mahkamah agung.
Virus Korona Terus Menyebar, Sampai Israel dan Renggut 2 Nyawa Lagi di Iran
Editor: Nathania Riris Michico