Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Terdampak Konflik Timur Tengah, Ini Daftarnya
Advertisement . Scroll to see content

Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Begini Proses Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru

Minggu, 01 Maret 2026 - 15:21:00 WIB
Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Begini Proses Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Tahapan Pemilihan Pemimpin Baru Iran

Sebelum sampai ke Majelis Pakar, kandidat Pemimpin Tertinggi Iran harus terlebih dahulu diseleksi dan disetujui oleh Dewan Pelindung, badan yang diamanatkan secara konstitusional yang menyeleksi kandidat jabatan politik penting, semacam menggelar fit and proper test.

Hanya beberapa individu yang lulus proses seleksi ini memenuhi syarat untuk dipertimbangkan ke proses selanjutnya yakni menjalani pemilihan oleh Majelis Pakar.

Siapa yang Berhak Jadi Calon Pemimpin Tertinggi?

Setelah kematian Khomeini pada 3 Juni 1989, Majelis Pakar berkumpul untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pada masa kritis. Saat itu Iran baru saja keluar dari perang 8 tahun melawan Irak. Khamenei terpilih sebagai pengganti, melalui rekomendasi pribadi Khomeini serta mendapat suara mayoritas selama proses pemilihan yang berlangsung emosional.

Berdasarkan kriteria konstitusi, pemimpin tertinggi haruslah seorang ahli hukum Islam yang berkualifikasi, adil dan saleh, berpengalaman dalam urusan politik dan sosial, serta mampu memimpin dan mengambil keputusan dengan bijaksana.

Jika tidak ada kandidat yang sepenuhnya memenuhi semua kualifikasi, Majelis Pakar dapat memilih individu yang menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang kuat dan kompetensi politik.

Setelah musyawarah, para anggota melakukan pemungutan suara internal, dan kandidat yang memperoleh mayoritas suara dari yang hadir diangkat.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut