Kenapa Gaza Tak Bisa Dikuasai Israel? Ini Analisis Pakar dan Pejabat Negara Barat
Setelah penduduk sipil direlokasi dan terjadi kekerasan, muncul lagi pemberontakan-pemberontakan lanjutan. Menurut dia, dibutuhkan solusi politik untuk menyelesaikan perang melawan Hamas, bukan perang.
“Saya kira kita memandang bahwa harus ada lebih banyak solusi politik. Yang berbeda dari masa lalu, banyak negara ingin bergerak menuju solusi politik yang lebih menghormati hak-hak warga Palestina. Saya rasa ini sebenarnya tidak lebih sulit,” ujarnya.
Bukti lain dari solidnya Hamas adalah tak ada istilah tidur dalam perlawanan. Ini terbukti dari serangan yang terus muncul di Gaza terhadap pasukan Israel. Pasukan Zionis telah menduduki wilayah utara Gaza di masa awal serangan, namun ketika mereka bergerak ke selatan, sel-sel Hamas di utara hidup kembali melakukan perlawanan.
Ini memaksa pasukan Israel yang sudah dikerahkan ke selatan kembali lagi ke utara, seperti di kamp pengungsi Jabaliya. Ini juga terjadi di selatan, Khan Younis. Begitu tentara Israel yakin telah menguasai sepenuhnya lalu pindah ke Rafah, perlawanan di Khan Younis hidup kembali.
Di saat yang sama, saat digempur habis-habisan, para pejuang Hamas masih bisa meluncurkan serangan roket ke Tel Aviv, wilayah terdalam Israel.