Israel Kembali Bangun Ratusan Rumah bagi Warga Yahudi di Tepi Barat
Mendirikan kembali permukiman di Tepi Barat dipandang sebagai suatu bentuk pelanggaran atas hukum internasional. Namun, Israel selalu menyatakan tak setuju dan mempertanyakan pandangan tersebut.
Israel Cegat Kapal Swedia Pro-Palestina yang Terobos Blokade Gaza
Muncul sejumlah peringatan bahwa melanjutkan perluasan permukiman sama saja dengan menghapus harapan yang tersisa bagi tercapainya jalan keluar dua negara terkait konflik Israel-Palestina.
Israel menyalahkan kekerasan hati, kekejaman, dan hasutan yang dilancarkan Palestina, yang dianggap menghambat usaha perdamaian.
Kecam UU Negara Yahudi, Anggota Parlemen Israel Berdarah Arab Mundur
Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman sebelumnya berjanji akan membangun 400 rumah baru di permukiman tersebut sebagai reaksi atas penusukan itu.
Peace Now menyebut rencana permukiman Tepi Barat meningkat menjadi 6.742 unit pada 2017, sementara di tahun sebelumnya, pada tahun terakhir Barack Obama menjadi presiden Amerika Serikat, jumlahnya adalah 2.629 rumah.
Editor: Nathania Riris Michico