Israel Gempur Lebanon usai Serangan Hizbullah, 31 Orang Tewas
Sementara itu, pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada MTV Lebanon bahwa mereka kini menganggap gencatan senjata di Lebanon yang dimulai pada November 2024 telah berakhir dan tidak akan campur tangan untuk menghentikan serangan Israel di Lebanon.
AS menyatakan tidak memperkirakan bandara atau pelabuhan Lebanon akan menjadi target, tetapi menuntut agar negara Lebanon menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris.
“Jika tidak, tidak akan ada perbedaan di antara keduanya,” kata pejabat AS tersebut.
Israel menyatakan telah menewaskan para pemimpin senior Hizbullah dalam serangan di Lebanon selatan dan Dahiyeh. Israel juga mengeluarkan peringatan pengungsian massal bagi lebih dari 50 kota dan desa di Lebanon selatan serta timur.
Tampak mobil-mobil yang berdesakan meninggalkan wilayah itu mengingatkan pada hari-hari terburuk perang Israel di Lebanon pada 2023 dan 2024.
Editor: Aditya Pratama