Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
TEHERAN, iNews.id - Iran mengeklaim telah mengekspor lebih dari 40 juta barel minyak sejak blokade laut dicabut menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) perdamaian dengan Amerika Serikat (AS) pada 17 Juni lalu. Teheran juga menyebut harga jual minyaknya kini naik sekitar 20 persen setelah sanksi terkait sektor energi dicabut.
Ketua Parlemen Iran yang juga kepala juru runding negosiasi dengan AS, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan pencabutan sanksi minyak telah memberikan dampak langsung terhadap ekspor dan pendapatan negaranya.
“Sejak blokade laut dicabut, kami telah mengekspor lebih dari 40 juta barel minyak,” kata Ghalibaf dalam pernyataan di akun Telegram, dikutip Kamis (2/7/2026).
Dia juga mengklaim Iran kini menjual minyak dengan harga sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan sebelum kesepakatan damai dengan AS diberlakukan.
Selain sektor energi, Ghalibaf mengatakan implementasi MoU juga mencakup pencairan aset Iran di luar negeri. Dari total aset Iran sebesar 24 miliar dolar AS yang tersebar di berbagai negara, sebanyak 12 miliar dolar AS akan dialokasikan kepada bank sentral.