Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab
Sejumlah media Iran pada Senin melaporkan, instruksi tersebut menandai dimulainya kembali proses diplomasi nuklir yang sempat terhenti sejak pecahnya perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025.
Sumber-sumber media menyebutkan, pembicaraan awal kemungkinan akan digelar di tingkat menlu. Abbas Araghchi disebut akan ditugaskan bertemu Utusan Khusus Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.
Langkah Iran ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas diplomatik negara-negara kawasan. Beberapa negara regional, termasuk Turki, dilaporkan aktif berupaya menurunkan eskalasi dan menjembatani ketegangan antara Teheran dan Washington.
Ketegangan Iran-AS sendiri kembali memanas setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa armada militer AS tengah bergerak menuju kawasan Timur Tengah, memicu kekhawatiran akan potensi konflik baru.
Editor: Anton Suhartono