Inggris Luncurkan Rudal Trident II, tapi Gagal dan Malah Nyemplung Dekat Kapal Selam
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Inggris mengungkapkan, telah terjadi semacam "anomali" selama peluncuran rudal tersebut. Akan tetapi, kementerian itu berusaha meyakinkan bahwa penangkal nuklir Inggris tetap berfungsi dengan baik.
Ngeri! Rusia Dilaporkan Serang Ukraina Pakai Rudal Zircon untuk Pertama Kali
"Uji coba ini menegaskan kembali keefektifan alat penangkal nuklir Inggris, yang mana kami sangat yakin," klaim Kemhan Inggris, seperti dikutip The Sun.
"Selama uji coba tersebut terjadi sebuah anomali. Demi keamanan nasional, kami tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal ini, namun kami yakin bahwa anomali tersebut adalah peristiwa yang spesifik, dan oleh karena itu tidak ada implikasi terhadap keandalan sistem dan persediaan rudal Trident yang lebih luas. Penangkal nuklir Inggris tetap aman, terjamin dan efektif," bunyi pernyataan itu lagi.
Surat kabar tersebut sebelumnya melaporkan bahwa Angkatan Laut Inggris sedang bersiap untuk melakukan peluncuran pertama ICBM Trident II untuk pertama kalinya sejak 2016 di Samudera Atlantik. Rudal tersebut direncanakan terbang sejauh 6.000 km sebelum mendarat di perairan antara Brasil dan Afrika Barat.
Peluncuran ICBM Trident II sebelumnya dari kapal selam Inggris berlangsung pada 2016, dan juga berakhir dengan kegagalan. Pada waktu itu, rudal tersebut direncanakan terbang sejauh 9.000 km dari pantai Florida menuju sasaran di tenggara Pulau Ascension. Namun, rudal itu malah dilaporankan menyimpang dari jalur menuju Amerika Serikat dan hancur dengan sendirinya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil