Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Uji Coba Rudal Balistik, Kim Jong Un Siapkan Rencana Perkuat Nuklir Korut Hadapi AS Cs
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Bukan Hanya Nuklir, Kemajuan Teknologi Rudal Balistik Korut Bikin Merinding

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:33:00 WIB
Ngeri! Bukan Hanya Nuklir, Kemajuan Teknologi Rudal Balistik Korut Bikin Merinding
Ancaman nuklir Korea Utara tak lagi hanya soal jumlah hulu ledak, melainkan rudal balistik antarbenua (ICBM) (Foto: KCNA via AP)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Ancaman nuklir Korea Utara (Korut) kini tak lagi hanya soal jumlah hulu ledak, melainkan juga kemajuan teknologi rudal balistik antarbenua (ICBM) yang kian mengkhawatirkan dunia. 

Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung mengungkap, Korut mampu memproduksi material nuklir untuk 10 hingga 20 senjata setiap tahun. Hal itu diimbangi dengan pengembangan teknologi ICBM yang tanpa hambatan berarti. Korut akan menjadi kekuatan nuklir mematikan yang mengancam bukan saja regional tapi juga global.

“Material nuklir yang mampu memproduksi 10 hingga 20 senjata nuklir per tahun terus diproduksi, dan teknologi ICBM masih berkembang,” ujar Lee, seperti dikutip dari pernyataannya di Seoul.

Menurut Lee, kemajuan ICBM membuat ancaman Korut tidak lagi bersifat regional di Semenanjung Korea, tetapi berpotensi menjangkau target lintas benua. Dengan kemampuan membawa hulu ledak nuklir jarak jauh, Korut dinilai semakin mendekati status negara dengan daya gentar global.

Situasi ini mendorong Seoul mengubah pendekatan. Lee menekankan perlunya strategi pragmatis dan realistis untuk menghentikan eskalasi, alih-alih sekadar tekanan militer atau sanksi ekonomi yang selama ini dinilai tak efektif.

Dia kembali mengusulkan peta jalan tiga fase perlucutan nuklir Korut. Langkah awal difokuskan pada penghentian produksi material nuklir baru, mencegah transfer material ke luar negeri, serta menghentikan pengembangan teknologi ICBM.

“Jika tidak ada lagi material nuklir tambahan dan teknologi ICBM berhenti dikembangkan, itu sudah menjadi kemajuan besar,” kata Lee.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut