Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris
Advertisement . Scroll to see content

Inggris Luncurkan Rudal Trident II, tapi Gagal dan Malah Nyemplung Dekat Kapal Selam

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:59:00 WIB
Inggris Luncurkan Rudal Trident II, tapi Gagal dan Malah Nyemplung Dekat Kapal Selam
Penampakan salah satu rudal Trident yang pernah diluncurkan Inggris beberapa tahun silam. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Angkatan Laut Inggris belum lama ini meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) Trident II dari kapal selam HMS Vanguard. Namun, uji coba senjata itu dikatakan gagal. 

Sementara pada saat peluncuran rudal berlangsung, Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps berada di dalam kapal selam itu. Kabar tersebut diungkapkan oleh The Sun pada Selasa (20/2/2024), dengan mengutip sejumlah sumber dan Kementerian Pertahanan Inggris. 

Laporan itu mengatakan, rudal tersebut secara mengejutkan salah sasaran dan jatuh ke air hanya beberapa meter dari kapal selam yang meluncurkannya. Rudal itu diluncurkan ke udara, namun booster atau pendorong tahap pertamanya tidak menyala, dan rudal yang membawa hulu ledak tiruan itu pun tercebur ke dalam air dan tenggelam. 

"Ia (rudal itu) meninggalkan kapal selam namun kemudian jatuh, tepat di sebelah mereka," kata seorang sumber kepada The Sun. 

Surat kabar tersebut melaporkan, insiden itu terjadi pada 30 Januari lalu di lepas pantai Negara Bagian Florida, Amerika Serikat. Penyelidikan mengenai insiden itu telah dimulai, sementara sebuah tim pencarian telah diperintahkan untuk menemukan teknologi rudal rahasia itu dari dasar laut. 

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Inggris mengungkapkan, telah terjadi semacam "anomali" selama peluncuran rudal tersebut. Akan tetapi, kementerian itu berusaha meyakinkan bahwa penangkal nuklir Inggris tetap berfungsi dengan baik. 

"Uji coba ini menegaskan kembali keefektifan alat penangkal nuklir Inggris, yang mana kami sangat yakin," klaim Kemhan Inggris, seperti dikutip The Sun. 

"Selama uji coba tersebut terjadi sebuah anomali. Demi keamanan nasional, kami tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal ini, namun kami yakin bahwa anomali tersebut adalah peristiwa yang spesifik, dan oleh karena itu tidak ada implikasi terhadap keandalan sistem dan persediaan rudal Trident yang lebih luas. Penangkal nuklir Inggris tetap aman, terjamin dan efektif," bunyi pernyataan itu lagi. 

Surat kabar tersebut sebelumnya melaporkan bahwa Angkatan Laut Inggris sedang bersiap untuk melakukan peluncuran pertama ICBM Trident II untuk pertama kalinya sejak 2016 di Samudera Atlantik. Rudal tersebut direncanakan terbang sejauh 6.000 km sebelum mendarat di perairan antara Brasil dan Afrika Barat. 

Peluncuran ICBM Trident II sebelumnya dari kapal selam Inggris berlangsung pada 2016, dan juga berakhir dengan kegagalan. Pada waktu itu, rudal tersebut direncanakan terbang sejauh 9.000 km dari pantai Florida menuju sasaran di tenggara Pulau Ascension. Namun, rudal itu malah dilaporankan menyimpang dari jalur menuju Amerika Serikat dan hancur dengan sendirinya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut