Gawat! Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Telah Berakhir
Tak lama berselang, Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan 85 lokasi militer AS di Bahrain dan Kuwait.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan, operasi balasan itu menggunakan rudal dan drone yang diarahkan ke Pelabuhan Salman, wilayah Armada Ke-5 AS di Bahrain, serta Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait. Iran juga mengklaim berhasil menembak jatuh sebuah drone pengintai MQ-9 milik AS yang disebut berupaya mengganggu jalannya operasi.
"Sebagai tanggapan langsung atas serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz," demikian bunyi pernyataan Centcom.
Aksi saling serang tersebut semakin memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan akibat operasi militer yang dilakukan kedua belah pihak.
Editor: Anton Suhartono