Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS

Rabu, 08 Juli 2026 - 14:58:00 WIB
Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS
Militer Iran mengancam akan menyerang seluruh pangkalan militer AS di Timur Tengah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Militer Iran mengancam akan membuat Timur Tengah membara kembali. Seluruh pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, termasuk selain di Bahrain dan Kuwait, akan menjadi target rudal dan dronenya.

Ancaman operasi militer besar-besaran itu akan diwujudkan jika AS terus menyerang wilayah Iran.

"Konsekuensi dari pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata akan ditanggung oleh Amerika Serikat kriminal, seluruh pangkalan akan menjadi target yang sah untuk serangan menggunakan drone militer," bunyi pernyataan militer Iran, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah, IRNA, Rabu (8/7/2026).

Sebelumnya Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menggempur 85 sasaran militer AS di Bahrain dan Kuwait. Di antara target tersebut adalah Pangkalan Udara Sheikh Isa dan Pelabuhan Salman di Bahrain. Keduanya berada di bawah wilayah tanggung jawab Armada Ke-5 Angkatan Laut AS. 

Selain itu, IRGC juga menargetkan pangkalan Ali Al Salem di Kuwait. Serrangan itu memicu kepanikan warga di kedua negara seiring aktifnya sirine peringatan serangan udara.

Pada Selasa malam waktu setempat, militer AS melancarkan serangkaian serangan berat terhadap Iran, menargetkan 80 lokasi di sepanjang pesisir Selat Hormuz. 

Komando Pusat AS (Centcom) mengeklaim operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut