Gawat! Perdana Menteri Lebanon Peringatkan Kemungkinan Perang Baru Lawan Israel
Israel melancarkan serangan artileri skala besar di Kota Yahmar Al Shaqif di Lebanon Selatan. Isarel mengklaim wilayahnya di Kota Metula diserang terlebih dulu menggunakan roket.
Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan Angkatan Udara Israel mencegat tiga roket yang ditembakkan dari Lebanon.
Israel dan kelompok Hibzullah Lebanon pada November 2024 menyepakati gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS), setelah perang yang berlangsung hampir 14 bulan. Berdasarkan kesepakatan itu, pasukan pemerintah Lebanon akan ditempatkan di wilayah selatan dalam waktu 60 hari, sementara para pejuang Hizbullah ditarik mundur ke utara Sungai Litani.
Sementara itu, Israel akan menarik penuh pasukannya dari Lebanon. Namun, Israel melanggar perjanjian tersebut dengan mempertahankan posisi militer di lima wilayah Lebanon selatan. Bukan hanya itu Israel berulang kali melanggar wilayah udara Lebanon dan melancarkan serangan ke wiayah timur dengan alasan keamanan nasional.
Editor: Anton Suhartono