Ditahan atas Tuduhan Bahayakan Keamanan Yordania, Pangeran Hamza Tak Akan Bungkam
AMMAN, iNews.id - Pangeran Hamza dari Yordania ditangkap oleh otoritas kerajaan atas tuduhan mengganggu keamanan nasional dan dijadikan tahanan rumah. Dia menolak perintah militer untuk tidak berhubungan dengan dunia luar.
Dalam rekaman suara yang dirilis kelompok oposisi Yordania, Senin (5/4/2021), saudara tiri Raja Abdullah yang juga mantan pewaris takhta kerajaan itu menegaskan tidak akan diam.
"Saya akan menyebarluaskan dan tidak akan mematuhi ketika mereka mengatakan bahwa Anda tidak bisa keluar, bermain Twitter, menghubungi orang lain, dan hanya diizinkan melihat keluarga," katanya, dalam rekaman yang dia bagikan kepada teman dekat, seperti dikutip dari Reuters.
Pada Sabtu lalu, militer memperingatkan pangeran atas tuduhan mengganggu keamanan dan stabilitas Yordania. Pangeran Hamza kemudian mengatakan dia sedang menjalani tahanan rumah. Selain dia, ada beberapa tokoh yang juga ditahan.
Yordania Kecam Masuknya Ratusan Penganut Yahudi Radikal ke Masjid Al Aqsa
Sehari setelah itu, pejabat Yordania menjelaskan Pangeran Hamza telah berhubungan dengan orang-orang yang memiliki kontak dengan pihak asing dalam rencana mengganggu keamanan negara dan dia ditahan selama beberapa waktu untuk menjalani penyelidikan.