Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wisata Kuliner Korea Selatan untuk Traveler Indonesia: Hidangan, Jajanan, dan Tips Makan
Advertisement . Scroll to see content

Di Korea Utara, Pakai Lipstik Merah Dianggap sebagai Perlawanan pada Negara

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 18:05:00 WIB
Di Korea Utara, Pakai Lipstik Merah Dianggap sebagai Perlawanan pada Negara
Di Korea Utara, perempuan mengenakan lipstik berwarna merah dianggap sebagai bentuk perlawanan pada negara. (foto: CNN)
Advertisement . Scroll to see content

"Warna merah mewakili kapitalisme dan itulah kenapa komunitas Korea Utara tidak memperbolehkan Anda memakainya," ujarnya.

Kang menceritakan lebih lanjut, setiap hari di pusat-pusat keramaian masyarakat selalu terlihat Gyuchalde--polisi fesyen di Korut--yang berpatroli. Mereka bukan hanya mengecek gaya rambut, riasan tetapi juga gaya berpakaian perempuan-perempuan Korut.

Sebab, disinyalir banyak perempuan Korut yang secara diam-diam mengadopsi gaya berpakaian perempuan Korsel yang dianggap lebih moderat.

Tak hanya Gyuchalde, kata Kang, penduduk tradisional Korut juga tidak senang dengan masuknya budaya Korsel ke negara mereka. Bahkan, mereka tak segan memberikan sanksi sosial bagi perempuan atau orang yang ketahuan mengadopsi budaya negara tetangga.

"Kapanpun saya memakai make-up, orang-orang tua di desa akan mengatakan bahwa saya pemberontak kapitalis."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut