Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wisata Kuliner Korea Selatan untuk Traveler Indonesia: Hidangan, Jajanan, dan Tips Makan
Advertisement . Scroll to see content

Di Korea Utara, Pakai Lipstik Merah Dianggap sebagai Perlawanan pada Negara

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 18:05:00 WIB
Di Korea Utara, Pakai Lipstik Merah Dianggap sebagai Perlawanan pada Negara
Di Korea Utara, perempuan mengenakan lipstik berwarna merah dianggap sebagai bentuk perlawanan pada negara. (foto: CNN)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Seorang pembelot Korea Utara mengungkap bagaimana perempuan di negara tersebut sangat dibatasi dalam urusan bersolek serta berpakaian. Berani memakai make-up berbeda sangat berisiko bagi perempuan Korut.

Nara Kang, seorang perempuan pembelot Korut yang melarikan diri ke Korea Selatan pada 2015 di usia 22 tahun, menceritakan pengalamannya tumbuh besar di Korea Utara. Memasuki usia remaja, Kang kerap berusaha tampil beda mulai dari make-up serta gaya fesyen.

Lipstik berwarna merah merupakan riasan wajah 'terlarang' di Korut. Bahkan, di kota kelahirannya, Chongjin, perempuan yang mengenakan lipstik berwarna merah terang akan langsung dilabeli sebagai bentuk perlawanan pada negara.

Oleh sebab itu, banyak perempuan di kota kelahiran Kang hanya boleh mengenakan lipstik berwarna lebih menyala, serta rambut panjang yang dikuncir.

"Memakai lipstik merah di bibir adalah hal yang sulit dibayangkan di Korea Utara," kata Kang dikutip dari CNN, Sabtu (15/8/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut