Wisata Kuliner Korea Selatan untuk Traveler Indonesia: Hidangan, Jajanan, dan Tips Makan
JAKARTA, iNews.id - Kuliner sering jadi salah satu alasan utama orang Indonesia tertarik ke Korea Selatan. Dari hidangan rumahan sampai jajanan kaki lima, ragamnya luas dan sebagian besar mudah ditemukan di kota besar. Supaya pengalaman makan lebih lancar, ada baiknya mengenali hidangan utama, tempat mencarinya, dan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berangkat.
Beberapa hidangan jadi pintu masuk yang baik untuk mengenal masakan Korea:
- Bibimbap: nasi campur sayur dan telur dalam mangkuk batu panas, cocok untuk pemula.
- Bulgogi dan galbi: irisan daging sapi berbumbu manis-gurih yang dipanggang.
- Kimchi jjigae dan sundubu jjigae: sup pedas gurih yang akrab dengan lidah Indonesia.
- Japchae: bihun kenyal yang ditumis bersama sayur.
- Samgyeopsal: barbeque perut babi; bagi yang menghindarinya, banyak tempat menyediakan pilihan sapi, ayam, atau makanan laut.
Kimchi hampir selalu hadir sebagai pendamping, dan sebagian besar restoran menyajikan banchan atau lauk kecil tanpa biaya tambahan.

Jajanan kaki lima atau bunsik adalah bagian penting dari pengalaman kuliner Korea. Beberapa yang mudah ditemui:
- Tteokbokki: kue beras dengan saus pedas manis
- Hotteok: panekuk manis berisi gula dan kacang
- Gimbap: nasi gulung rumput laut berisi sayur dan telur
- Twigim: aneka gorengan tepung yang mirip tempura
- Odeng: fishcake yang disajikan dengan kuah hangat
Pasar tradisional seperti Gwangjang Market dan kawasan Myeongdong di Seoul jadi tempat populer untuk mencicipinya. Harga jajanan umumnya relatif terjangkau, jadi mencoba banyak jenis dalam satu tempat cukup mudah dilakukan.
Ketersediaan makanan yang ramah Muslim di Korea terus bertambah, terutama di kota besar. Beberapa restoran kini mengantongi sertifikasi resmi, dan kawasan seperti Itaewon di Seoul yang dekat dengan masjid punya lebih banyak pilihan. Selain restoran bersertifikat, hidangan berbahan dasar makanan laut atau sayur bisa jadi alternatif.