Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Senjata Laras Panjang Rusia, Nomor 3 Dipakai untuk Menjaga Vladimir Putin

Minggu, 06 Maret 2022 - 13:32:00 WIB
Deretan Senjata Laras Panjang Rusia, Nomor 3 Dipakai untuk Menjaga Vladimir Putin
Senapan AK-74 M yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Rusia. (Foto: Kalashnikov Concern)
Advertisement . Scroll to see content

AK-12

AK-12 menjadi senjata utama tentara Rusia. Senjata ini mempunyai fitur yang ergonomis. AK-12 disebut sebagai senjata yang nyaman digunakan. Selain mempunyai popor lipat samping baru yang dapat ditarik, AK-12 dapat disesuaikan dengan tubuh pengguna. 

Para prajurit bisa menyesuaikan senjata untuk dirinya sendiri dalam keadaan apa pun, bahkan ketika merangkak hingga di lapangan tembak dengan menggunakan pelindung tubuh. AK-12 dilengkapi juga dengan rel picatinny pada bagian atas dan bawah senapan, sehingga pengguna dapat memasang alat bidik, bidikan refleks, alat optik, dan senter dengan mudah. 

Di ujung senapan terdapat rem laras bergaya tentara yang dapat memecahkan jendela dan memotong kawat berduri. 

DXL-3

DXL-3 tercatat sebagai senjata andalan Badan Perlindungan Federal Rusia. Senjata ini mulai digunakan sejak 2010 hingga saat ini. DXL-3 dipakai untuk menjaga presiden Rusia dan para pejabat negara senior. 

DXL-3 dibuat dengan menggunakan bahan aluminium untuk aviasi berkekuatan tinggi. Selain itu, dia juga dirancang untuk dapat digunakan ketika cuaca ekstrem. Senjata laras panjang yang satu ini menggunakan amunisi kaliber 338 Lapua Magnum. DXL-3 dapat menyasar target di jarak 1.800 meter. 

Tak hanya unit yang beroperasi di wilayah kota, unit pasukan di alam liar pun dapat menggunakan senjata ini. Selain itu, DXL-3 juga lebih mudah digunakan oleh para prajurit yang akan melepaskan tembakan tunggal dalam situasi tempur.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut