Daftar Negara Sering Ganti Pemimpin, Nomor 1 Tetangga Indonesia 3 Kali Ganti Perdana Menteri
Mahathir menyerahkan surat pengunduran diri pada 24 Februari 2020 kepada Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al Mustafa Billah Shah.
Posisi PM kemudian berpindah kepada Muhyiddin Yassin yang menjabat sejak 1 Maret 2020 sampai 16 Agustus 2021. Muhyiddin kemudian lengser setelah dukungannya berkurang. Setelah itu Ismail Sabri Yakoob didapuk menjadi PM Malaysia, 5 hari usai mundurnya Muhyiddin.
Malaysia akan menggelar pemilu lagi pada 19 November mendatang, peluang Ismail Sabri untuk mempertahankan jabatannya tetap besar. Pemilu ini pun sebenarnya dipercepat dari jadwal seharusnya pada 2023. Ismail memutuskan membubarkan parlemen pada bulan lalu yang membuka jalan digelarnya pemilu. Desakan muncul setelah bebrapa politisi penting di koalisi terjerat korupsi.
Mahathir tak ingin begitu saja membiarkan kepemimpinan jatuh ke UMNO. Dia kembali menjajaki kerja sama dengan Anwar Ibrahim untuk bersatu di pemilu mendatang.
2. Israel
Israel juga termasuk negara dengan kondisi politik yang tidak stabil. Dalam 5 tahun terakhir, negara Yahudi itu menggelar enam kali pemilu, termasuk yang terbaru pada Selasa kemarin.