87 Aktivis Global Sumud Flotilla Mogok Makan di Penjara Israel, Ini Tuntutannya
ISTANBUL, iNews.id - Sebanyak 87 aktivis anggota misi kemanusiaan Gaza, Global Sumud Flotilla, melakukan aksi mogok makan di penjara Israel. Mereka memprotes penahanan ilegal oleh pasukan Zionis serta sebagai bentuk solidaritas kepada warga Palestina yang mendekam di penjara-penjara Israel.
Dalam pernyataan di media sosial X, penyelenggara GSF mengungkapkan, untuk kedua kali dalam 3 minggu, pasukan Israel yang mengeklaim sebagai tentara paling bermoral, menculik rekan-rekan mereka di perairan internasional.
"Sebagai protes atas penculikan ilegal dan sebagai bentuk solidaritas kepada lebih dari 9.500 sandera Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel, setidaknya 87 peserta armada berkomitmen untuk melakukan mogok makan sampai mereka dibebaskan," bunyi pernyataan GSF, dikutip Rabu (20/5/2026).
GSF menyerukan pembebasan seluruh aktivis yang ditahan otoritas Israel serta mendesak pemerintah masing-masing untuk mengutuk pembajakan.
Selain itu GSF menyerukan pencabutan blokade Israel terhadap Gaza.
Seluruh 50 kapal konvoi GSF dicegat dan seluruh aktivis ditahan tentara Israel.
Secara keseluruhan, misi GSF 2.0 gelombang kedua membawa 428 orang dari 44 negara, paling banyak dari Turki yakni 78 orang.