Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Negara-Negara yang Masih Mendukung Israel, AS Juara Kirim 50.000 Ton Senjata

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 09:56:00 WIB
Daftar Negara-Negara yang Masih Mendukung Israel, AS Juara Kirim 50.000 Ton Senjata
Daftar negara-negara yang masih mendukung Israel, AS menjadi pemasok senjata utama (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Berikut negara-negara yang masih mendukung Israel, seperti dikutip dari BBC:

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat masih menjadi pemasok senjata terbesar bagi Israel hingga saat ini. Data Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) mengungkap, AS menyumbang 69 persen dari total impor senjata konvensional Israel pada periode 2019 hingga 2023.

Selain itu AS juga memberi bantuan militer tahunan ke Israel sebesar 3,8 miliar dolar AS sekitar Rp59 triliun (kurs saat ini) mengacu pada perjanjian 10 tahun. Tujuan dari perjanjian itu untuk membuat Israel lebih unggul dalam persenjataan dibandingkan negara-negara lain di kawasan.

Israel menggunakan uang tersebut untuk membeli jet tempur F-35 Joint Strike Fighters, pesawat siluman yang disebut-sebut paling canggih yang pernah dibuat. Berdasarkan data hingga April lalu, Israel telah memesan 75 unit dan menerima lebih dari 30 unit F-35. Bahkan, Israel menjadi negara pertama selain AS yang menerima F-35 serta yang pertama menggunakannya dalam pertempuran.

Sebagian dari bantuan tahunan tersebut, yakni 500 juta dolar, digunakan untuk mendanai program rudal pertahanan, termasuk sistem Iron Dome, Arrow, dan David's Sling.

Bantuan AS untuk Israel ditambah lagi sejak perang 7 Oktober. Saat itu Presiden Joe Biden menegaskan bantuan militer tambahan kepada Israel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut