Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Negara-Negara yang Masih Mendukung Israel, AS Juara Kirim 50.000 Ton Senjata

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 09:56:00 WIB
Daftar Negara-Negara yang Masih Mendukung Israel, AS Juara Kirim 50.000 Ton Senjata
Daftar negara-negara yang masih mendukung Israel, AS menjadi pemasok senjata utama (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Daftar negara-negara yang masih mendukung Israel menarik untuk diketahui. Ini sejalan dengan perang yang masih berlangsung di Jalur Gaza, Palestina, hingga sejauh ini telah menewaskan 40.400 lebih warga. 

Sebagian besar korban tewas di Gaza adalah anak-anak dan perempuan, menunjukkan kebrutalan serangan militer Zionis yang tak pandang bulu.

Pemahaman negara yang mendukung Israel pada artikel ini mengacu pada mereka yang menjadi pemasok persenjataan bagi negara Yahudi tersebut. Sejauh ini belum ada negara Barat sekutu-sekutu Israel yang mengumumkan embargo senjata, meski penggunaannya untuk menyerang rumah-rumah dan fasilitas sipil.

Tekanan kepada negara-negara Barat untuk menghentikan ekspor senjata ke Israel sebenarnya makin besar, namun tak digubris. Bahkan Amerika Serikat (AS) selaku sekutu utama Israel menegaskan tak akan menghentikan pengiriman senjata. Soal untuk apa penggunaannya oleh Israel, AS tak ikut campur.

Israel sebenarnya pengekspor senjata utama, namun militernya masih sangat bergantung dengan negara lain untuk pesawat-pesawat tempur, bom berpemandu, serta rudal-rudal, termasuk sistem pertahanan. Padahal Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB pada April lalu mendukung larangan senjata ke Israel. Sebanyak 28 negara mendukung, 13 abstain, dan 6 menentang, termasuk AS dan Jerman.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut