Bejat, Pria Tega Ini Lempar Bayinya 2 Bulan ke Polisi saat Akan Diringkus
Lalu pada 18 Januari 2020 sekitar pukul 16.00, pria yang tak disebutkan identitasnya itu pergi ke Pos Polisi Hong Kah Utara bersama istri serta dua anaknya untuk membuat laporan kecelakaan lalu lintas terkait dengan mobil kantor.
Dari situ seorang petugas, Tan Wei Kang, mendalami data pribadi pria tersebut. Daria hasil penelusuran Tan mengetahui bahwa pria yang melapor masuk dalam daftar buronan karena tidak datang memenuhi panggilan tes urine oleh Biro Narkotika Pusat.
Tan secara diam-diam melaporkan temuan itu ke rekannya untuk dilanjutkan ke satuan kepolisian lebih tinggi.
"Sersan Tan mencoba untuk bertindak seolah-olah tidak ada yang luar biasa dan terus menerima laporan kecelakaan. Namun pria itu sepertinya merasakan ada yang tidak beres, setelah melihat Sersan Tan menggunakan ponsel dan mengamati bahasa tubuhnya. Dia curiga polisi sudah mengetahui dirinya orang yang 'dicari' dan berniat melarikan diri," demikian pernyataan wakil jaksa penuntut dalam sidang, dikutip dari The Straits Times, Selasa (27/7/2021).
Di saat bersamaan, istri pria itu izin ke toilet lalu menyerahhkan bayi 2 bulan kepada suaminya.