Beda dengan Trump, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Punya Banyak Rudal dan Drone untuk Perang
WASHINGTON, iNews.id - Hasil penilaian intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkap fakta mengejutkan, Iran masih memiliki kemampuan rudal menakutkan meski terus dibombardir. Penilaian intelijen AS baru-baru ini mengungkap sekitar setengah dari sistem peluncur rudal Iran masih beroperasi.
Dikutip dari CNN, Iran juga masih memiliki ribuan drone kamikaze meski di saat yang sama AS dan Israel mengklaim terus-menerus mengebom fasilitas-fasilitas terkait. Disebutkan, sekitar setengah dari kapasitas drone Iran, berjumlah ribuan unit, masih utuh.
Hasil penilaian intelijen juga menemukan, banyak rudal jelajah pertahanan pantai Iran belum mengalami degradasi yang signifikan.
Tiga sumber pejabat AS yang mengetahui penilaian tersebut mengatakan, Iran masih memiliki kemampuan serang signifikan dengan modal tersebut.
AS Ancam Hancurkan Iran hingga Kembali ke Zaman Batu, Teheran: Niat Lakukan Kejahatan Perang!
"Mereka masih sangat siap untuk menimbulkan kekacauan besar di seluruh kawasan," kata seorang sumber pejabat, dikutip Jumat (3/4/2026).
Perkiraan intelijen tersebut mungkin mencakup fasilitas peluncur rudal yang saat ini tidak digunakan, seperti terkubur di bawah tanah akibat serangan udara namun belum hancur.
Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat di Tengah Perang Lawan Iran, Ada Apa?
Soal sistem pertahanan udara Iran di Selat Hormuz yang tak terdampak serangan AS-Israel, hal itu tampaknya sejalan dengan strategi untuk tidak memprioritaskan infrastruktur militer pantai dalam kampanye udara, meski beberapa target maritim telah dihantam.