Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Ultimatum AS: Siap Perang Lagi! Jika Blokade Selat Hormuz Tak Dicabut
Advertisement . Scroll to see content

Selat Hormuz Memanas! Militer Iran dan AS Saling Tembak

Selasa, 05 Mei 2026 - 03:00:00 WIB
Selat Hormuz Memanas! Militer Iran dan AS Saling Tembak
Militer Iran dan AS saling serang di Selat Hormuz menyusul perintah Donald Trump untuk mengevakuasi kapal yang terjebak (Foto: Iranian Army)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Srerikat (AS) meningkat di Selat Hormuz, Senin (4/5/2026). Militer kedua negara saling serang menyusul perintah Presiden AS Donald Trump untuk mengevakuasi kapal-kapal yang terjebak di jalur perairan penting bagi lalu lintas energi dunia tersebut.

Militer AS mengklaim telah meledakkan enam kapal kecil milik Angkatan Laut Iran di Selat Hormuz. Insiden itu berlangsung setelah Iran meluncurkan beberapa rudal jelajah, drone, dan kapal kecil untuk menyerang kapal-kapal Angkatan Laut AS serta kapal komersial yang disebut sedang dikawal militer AS.

Komandan Komando Pusat AS (Centcom), Laksamana Bradley Cooper, menjelaskan kapal-kapal Iran tersebut diserang oleh helikopter Apache dan SH-60 Seahawk.

Dia juga membantah AL AS mengawal kapal komersial di selat tersebut. Namun, sekalipun pengawalan berlangsunh, armada AS akan  lebih siap menangani ancaman dari Iran.

"Jika Anda mengawal sebuah kapal, Anda bermain satu lawan satu. Saya kira kita memiliki sistem pertahanan jauh lebih baik dalam proses ini. Kita memiliki beberapa lapisan mencakup kapal, helikopter, pesawat terbang, peringatan dini udara, serta peperangan elektronik," katanya, seperti dikutip dari CNN, Selasa (5/5/2026).

Dia mengklaim paket pertahanan AS jauh lebih luas daripada sekadar untuk mengawal kapal tanker dan komersial.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut