Hari Ke-7 Perang Memanas, AS–Israel Ngamuk Bombardir Teheran dan Kerahkan Bom Penembus Bunker
TEHERAN, iNews.id - Kota Teheran kembali diguncang gelombang serangan udara besar-besaran pada hari ketujuh perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Rentetan bom menghantam ibu kota dan sejumlah kota besar lain setelah Washington memperingatkan pengeboman akan meningkat secara dramatis.
Dilansir dari Al Jazeera, Militer Israel pada Jumat pagi (6/3/2026), mengatakan, telah memulai gelombang serangan berskala luas terhadap Teheran. Amerika Serikat pada saat yang sama mengungkapkan, pesawat pengebom siluman B-2 mereka menjatuhkan puluhan bom penembus bunker untuk menghancurkan peluncur rudal balistik yang terkubur jauh di bawah tanah Iran.
Serangan AS-Israel mengakibatkan ledakan dahsyat mengguncang berbagai lokasi di Teheran sepanjang malam, termasuk kawasan permukiman dan area di sekitar Universitas Teheran. Laporan di lapangan menyebutkan, sejumlah bangunan rusak parah, sementara asap tebal membubung tinggi dari beberapa titik serangan.
Salah satu sasaran yang terkena serangan adalah sebuah akademi militer Iran. Seorang jurnalis televisi pemerintah Iran bahkan tengah melakukan siaran langsung ketika ledakan terjadi di dekat lokasi tersebut.
Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas
Koresponden Al Jazeera di Teheran, Tohid Asadi melaporkan, intensitas pengeboman kali ini jauh lebih berat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Serangan paling banyak terjadi di wilayah timur dan tenggara ibu kota.
"Sejak dini hari hingga pagi ini, kami menyaksikan gelombang serangan besar yang terus berlanjut," ujarnya.
Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Korban Perang AS-Israel Vs Iran, Hanya Terdampak Penerbangan