Apa Itu ISF, Pasukan Stabilisasi Gaza? Ini Penjelasannya
Presiden RI Prabowo Subianto dalam forum perdana BoP menegaskan kesiapan Indonesia mengerahkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam ISF. Pasukan Indonesia akan menjalankan misi di antaranya nontempur, kemanusiaan dan medis, rekonstruksi infrastruktur dan dukungan stabilisasi keamanan.
Dalam forum tersebut, Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung terwujudnya perdamaian dunia, khususnya di Gaza Palestina. Penugasan 8.000 prajurit TNI ini tidak dimaksudkan untuk operasi ofensif, melainkan untuk memastikan perdamaian berjalan efektif sehingga masyarakat Gaza bisa kembali menjalani kehidupan normal.
"Pencapaian gencatan senjata ini nyata, kami mengapresiasinya, dan karena itu kami menegaskan kembali komitmen kami untuk mengirimkan sejumlah pasukan, hingga 8.000 atau lebih jika diperlukan," tegas Presiden Prabowo di Washington DC, Kamis (19/2/2026).
Prabowo juga menegaskan, niat inti Indonesia bergabung dengan Board of Peace yaitu untuk perdamaian di Gaza, Palestina. Hal ini menjadi komitmen awal Indonesia yang terus digaungkan kepada negara-negara di dunia.
"Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak hambatan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis," tegas Prabowo.