Apa Itu ISF, Pasukan Stabilisasi Gaza? Ini Penjelasannya
ISF memiliki mandat antara lain mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, menjamin keamanan warga sipil, dan mengamankan koridor bantuan kemanusiaan. ISF juga mendukung proses demiliterisasi, melatih kepolisian Palestina yang baru, dan mengawasi penghancuran infrastruktur militer yang berpotensi memicu konflik ulang.
ISF dirancang bukan sebagai pasukan tempur ofensif, melainkan sebagai kekuatan stabilisasi dan pengawasan keamanan transisi.
ISF berada di bawah koordinasi internasional melalui forum bernama Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Dalam pengumuman resmi, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengatakan, Indonesia menerima posisi Wakil Komandan.
Jeffers mengatakan, ISF akan ditempatkan di lima sektor berbeda. Setiap sektor akan diisi oleh satu brigade pasukan ISF. Dalam jangka pendek, ISF akan mengerahkan ke sektor Rafah terlebih dahulu dan pelatihan polisi.
"Tujuan jangka menengah adalah terus memperluas sektor demi sektor. Semuanya menuju target jangka panjang kami, yaitu 12.000 polisi dan 20.000 tentara ISF," kata Jeffers.