Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content
  • 6. Nauru

Mungkin nama ini terkesan baru terdengar, namun negara kecil dengan luas wilayah 20,98 km persegi ini berlokasi di dekat samudra pasifik. Nauru merupakan negara kaya raya yang kini jatuh miskin karena sebuah keteledoran.

Bahkan saat ini, negara tersebut harus bergantung ke tetangganya, yaitu Australia. Pada tahun 1980-an Nauru mengalami masa keberhasilan karena memiliki kekayaan alam berupa fosfat berkualitas terbaik. Fosfat merupakan pupuk dari kotoran burung yang telah lama mengendap setelah bertahun-tahun.

Bahan penghasil pupuk ini membuat Nauru mencapai pendapatan tertinggi di dunia, hingga mengalahkan Amerika Serikat yang memiliki penghasilan US$12,5. Dengan nilai US$27, negara ini mulai goyah ke kehidupan serba glamor dan segala fasilitas penduduk digratiskan seperti pendidikan, transportasi, kesehatan dan bahkan pajak tidak diberlakukan.

Para anak muda di sana bahkan dikirim ke Australia untuk mengenyam pendidikan terbaik, yang 100 persen dibiayai oleh pemerintah. Tetapi, karena pendayagunaan berlebihan untuk Fosfat sampai di ekspor ke Selandia Baru, serta Australia lama-kelamaan keberadaannya mulai menipis dan menyisakan hasil galian tambang dimana-mana.

Alhasil, hal tersebut membuat Nauru menyuruh para warganya agar pindah dengan alasan kekurangan lahan dan kurang layak untuk ditinggali. Negara ini pun menjadi tempat pencucian uang dunia, dan ikut serta dalam membiayai terorisme sehingga diberikan sanksi keras dan mengalami kemunduran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut