Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

Sayang, di era 1950-an negara ini mengalami perbedaan tingkat kekayaan dan membuat negara ini tersiksa di bawah pimpinan Fulgencio Batista. Hal ini semakin diperparah dengan munculnya jual-beli narkoba, maraknya kekerasan seksual, dan kejahatan lain juga melanda di sana.

Kemudian, di tahun 1953-1959 revolusi Kuba terjadi. Hal ini berdampak pada penyitaan barang dari negeri Paman Sam (Amerika) sampai 1990-an. Akhirnya, Kuba mulai membangun kekuatan kembali di bawah pimpinan Raul Castro atau adik dari mendiang Fidel Castro.

Negara kaya raya yang kini jatuh miskin selanjutnya adalah Venezuela. Negara ini merupakan bagian dari negara adidaya Amerika Serikat yang mengandalkan pendapatan negara dari ekspor minyak hingga 90 persen.

Namun, pada tahun 2014 terjadi penurunan harga minyak sehingga komoditas pokok di Venezuela mengalami kenaikan harga sangat drastis. Selanjutnya di tahun 2018 terjadi penurunan nilai tukar uang yang sangat rendah.

  • 4. Zimbabwe

Negara di bagian Afrika Satan ini pernah mengalami kesuksesan di tahun 1980.
Namun karena kekeliruan dalam pengaturan sumber daya membuat Zimbabwe
menderita dan kekurangan bahan makanan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut